Tahun 2021, Kota Pekalongan Kembali Terima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-6 kalinya

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Presatasi ini diraih selama enam kali berturut-turut dari BPK. Penghargaan atas WTP tersebut secara simbolis diserahterimakan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Jateng Ayub Amali kepada Walikota Pekalongan H Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Ketua DPRD Kota Pekalongan Muhammad Azmi Basyir, bertempat di Auditorium Lantai 3 Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah di Semarang, Jumat (21/5/2021). Pada kesempatan tersebut, bersama dengan Kota Pekalongan juga diserahkan Opini WTP kepada empat daerah lainnya yakni Kabupaten Brebes, Pati, Magelang dan Kudus.
 
Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE mengaku bersyukut atas capaian Kota Pekalongan yang kembali menerima Opini WTP di tahun 2021 ini. Menurutnya, raihan Opini WTP ini tepat di awal dirinya dan Ketua DPRD Kota Pekalongan baru menjabat. Tentu hal ini diharapkan menjadi penambah semangat dan kolaborasi antara semua jajaran baik eksekutif maupun legislatif dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Pekalongan.
 
“Alhamdulilah Kota Pekalongan pada tahun 2021 ini mendapat predikat WTP lagi, mudah-mudahan bukan malah mengendorkan semangat tetapi menumbuhkan rasa semangat kita lagi ke depan. Tentu ini menjadi penyemangat kita semua, terutama dalam periode kepemimpinan Saya dan Bapak Azmi, selaku Ketua DPRD Kota Pekalongan yang baru. Mudah-mudahan semangat ini bisa tetap lebih terjaga dan bisa saling berkolaborasi semuanya baik legislatif, eksekutif, Inspektorat, BKD dan semua OPD, masyarakat Kota Pekalongan untuk membawa perubahan Kota Pekalongan yang semakin baik lagi,” terang Aaf, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi di Kantor Walikota Pekalongan,Selasa (25/5/2021).
 
Dituturkan Aaf, prestasi WTP ini bisa senantiasa dipertahankan bahkan bisa ditingkatkan kembali demi meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat.
 
“Harapan ke depan tentu predikat WTP ini juga harus bisa dipertahankan,karena mempertahankan ini tentunya lebih sulit daripada merebut,” tegas Aaf.
 
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Jateng Ayub Amali dalam sambutannya menegaskan pemberian Opini WTP ini bukanlah hadiah dari BPK. Namun, hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di pemerintah masing-masing.
 
“Namun ini dikarenakan oleh kerja keras seluruh jajaran baik Walikota, DPRD dan lain-lainya,”pungkasnya.